Kenapa Harus Bahasa Mandarin?

Bahasa merupakan suatu alat untuk berkomunikasi dan berinteraksi satu dengan yang lain. Ada berbagai jenis bahasa yang sebenarnya dapat kita gunakan dalam berinteraksi dengan berbagai mitra tutur kita.

Di dunia ini kurang lebih ada 6.912 ragam bahasa yang diucapkan oleh manusia. Bisa kita bayangkan betapa pentingnya bahasa dalam kehidupan sehari-hari manusia. Bahasa sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi manusia dalam berinteraksi dan berkomunikasi dalam kehidupannya. Dalam ragam bahasa itu tadi, hanya ada 6 bahasa resmi yang digunakan oleh PBB (Persatuan Bangsa Bangsa) dalam berkomunikasi di forum resminya (sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Official_languages_of_the_United_Nations). Keenam bahasa tersebut adalah:

  • Arabic
  • English
  • French
  • Mandarin
  • Russian
  • Spanish

Mandarin? Really?? Iyap! Bahasa Mandarin pun telah masuk dalam enam bahasa resmi PBB tersebut. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa memang Tiongkok dengan jumlah penduduk terbanyak nomer satu di dunia kini mulai merangkak naik menyaingi sang super power Amerika Serikat, baik dari segi perekonomian maupun pembangunan. Nah! Kalau kita amati secara seksama, inilah salah satu alasan kenapa kita harus belajar bahasa mandarin. Kedepan akan semakin banyak warga, wisatawan ataupun investor dari luar negeri yang akan keluar-masuk negeri kita seiring dengan semakin terbukanya investasi dan perdagangan antar Negara asia, bahkan dunia. Bahasa Inggris mungkin sudah umum dan banyak dipelajari. Namun, bagaimana halnya dengan bahasa mandarin? Belajar bahasa mandarin tidak akan rugi, bahkan semakin menguntungkan untuk digunakan dikemudian hari kalau kita amati dari perkembangan yang telah disebutkan di atas.

Beberapa fakta dan alasan kenapa kita harus belajar mandarin, diantaranya:

  1. Perkembangan Bahasa Mandarin Yang Sangat Pesat

Bahasa mandarin belakangan ini berkembang dengan sangat pesat. Sebagai salah satu bahasa yang paling tua di dunia, bahasa mandarin tetap bertahan sampai dengan saat ini hanya dengan melalui beberapa revisi standarisasi struktur dan bentuk karakternya saja. Saat ini bahkan bahasa mandarin telah menjadi bahasa kedua dunia setelah bahasa inggris.

  1. Unik

Yes! Bahasa mandarin merupakan bahasa yang unik. Tahukah kamu dalam penulisannya bahasa mandarin menggunakan karakter yang berbeda dari alfabet A-Z pada literasi umum. Dan setiap karakter ini, kadang ada yang mempunya arti yang berbeda meskipun pelafalannya sama. Lah, kok bisa begitu? Dalam bahasa mandarin proses translasi dari karakter ke alphabet umum ini dinamakan Pinyin. Ada empat macam nada yang berbeda dalam pelafalan pinyin ini dengan arti yang berbeda pula. Misalkan 妈 (mā) artinya Ibu, sedangkan 马 (mǎ) berarti kuda. Maka, disinilah ketelitian kita diasah.

  1. Meningkatkan Kemampuan Berfikir Otak

Karakter dalam bahasa mandarin ini beberapa ada yang berbentuk seperti gambar dari objek yang dimaksud loh. Sebagai contoh 面 (miàn) berarti Mie. Kalau kita lihat lebih teliti lagi, dalam karakter itu bisa imajinasikan seperti sebuah mangkuk, dan di atasnya ada sumpit yang mengambil mie dalam mangkok tersebut. Nah di sinilah, kemampuan otak kanan dan otak kiri kita diasah secara bersamaan.

  1. Berdampak Positif Pada Perkembangan Bisnis

Mark Zuckernberg sebagai CEO dari Facebook sedikit-banyak telah belajar dan menguasai bahasa mandarin, begitupun banyak CEO dari berbagai perusahan mulai menjadikan bahasa mandarin sebagai bahasa yang penting setelah bahasa Inggris. Kita ketahui bahwasanya saat ini perkembangan ekonomi dan industri di Tiongkok berkembang sangat pesat. Banyak investor yang datang dari negeri tirai bambu ini. Semakin kita bisa menguasai bahasa mandarin, maka semakin besar dan mudah pula bagi kita untuk membangun relasi dan bisnis dengan mereka disana.

  1. Peluang Beasiswa Perguruan Tinggi Terbuka Lebar

Tiongkok sedang gencar membuka berbagai macam beasiswa perguruan tinggi baik itu beasiswa full (penuh) ataupun partial (sebagian/ setengah) terhadap calon mahasiswa dari berbagai penjuru negara. Nominal yang ditawarkan pun cukup menggiurkan, di tambah lagi biaya hidup di Negeri Panda ini terhitung cukup murah. Siapa yang tak mau mendapatkan beasiswa penuh di negeri penuh sejarah ini? Semakin lancar kemampuan bahasa mandarin kita, maka semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Kesimpulannya, jangan takut untuk belajar bahasa mandarin. Bahasa mandarin sangat asyik, mudah dan menyenangkan untuk dipelajari. Semangat belajarnya yaa! Jiayou!!

 

Author: Mohammad Danial

Editor: Frans A Pranatha